PRESS RELEASE FKPH LAW FAIR 2025

Malang, Oktober – November 2025 – Forum Kajian dan Penelitian Hukum (FKPH) Fakultas Hukum Universitas Brawijaya kembali menyelenggarakan program kerja unggulan bertajuk FKPH Law Fair 2025. Mengangkat tema “Towards a Sustainable Future: The Role of Law in Balancing Business Growth, Clean Energy, and Environmental Protection”, rangkaian kegiatan ini dirancang untuk menguatkan kapasitas analitis dan akademik mahasiswa hukum melalui pembinaan kepenulisan dan presentasi yang terstruktur.

Rangkaian kegiatan dibuka pada 23 Oktober 2025 dengan pelaksanaan Kelas Kepenulisan bersama pemateri Dwi Fitri Panggabean. Pada sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai teknik penulisan ilmiah, penyusunan argumen hukum, serta prinsip metodologi yang diperlukan untuk menghasilkan karya tulis yang sistematis, kritis, dan relevan dengan permasalahan hukum kontemporer. Kegiatan ini menjadi fondasi penting bagi mahasiswa dalam menyusun dan menyampaikan gagasan hukum secara akademik.

Perjalanan FKPH Law Fair 2025 dilanjutkan pada 1 November 2025 melalui Kelas Presentasi yang dipandu oleh Shalsa Bila Agustina. Sesi ini berfokus pada penguasaan teknik presentasi hukum, penyampaian argumen secara meyakinkan, dan pembentukan struktur presentasi yang efektif untuk kebutuhan akademik maupun kompetitif.

Melalui pendekatan yang interaktif, peserta diajak memahami dinamika komunikasi hukum yang profesional, mulai dari penyusunan narasi, artikulasi gagasan, hingga teknik menghadapi pertanyaan audiens. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kemampuan retorika mahasiswa untuk menunjang penyajian hasil penelitian maupun argumentasi hukum di berbagai forum formal.

Puncak kegiatan FKPH Law Fair 2025 digelar pada 8 November 2025 melalui Kompetisi Presentasi dan Awarding Day. Pada sesi ini, para finalis menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam menyampaikan materi hukum, menunjukkan ketajaman analisis serta kematangan retorika di hadapan dewan juri.

Setelah melalui proses penilaian yang ketat, Yahya Harahap berhasil meraih Juara 1 dan membawa pulang Piala Bergilir FKPH Law Fair. Posisi Juara 2 diraih oleh Satjipto Rahardjo, disusul oleh Soekarno sebagai Juara 3. Selain itu, Jimly Asshiddiqie berhasil memperoleh predikat Harapan 1, dan Muhammad Hatta meraih posisi Harapan 2. Para pemenang dinilai unggul dalam kualitas penyampaian materi, struktur argumentasi, serta ketepatan mereka dalam menjawab pertanyaan dari dewan juri.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, penyampaian closing statement, serta pemberian apresiasi kepada pemateri, juri, dan seluruh peserta. FKPH Law Fair 2025 menjadi ruang aktualisasi bagi mahasiswa hukum untuk mengasah keterampilan akademik dan profesional, sejalan dengan visi FKPH dalam menciptakan generasi jurist yang kompeten dan berintegritas.

Postingan Lain